banner 1200x250

Gringsing dan Warungasem sebagai Sentral Tanaman Buah Semusim

Avatar photo
petani buah
Petani buah semusim, Dok. kominfo
banner 120x600
banner 468x60

BATANGUPDATE.COM, WARUNGASEM – Bulan Ramadhan merupakan bulan yang dinanti umat Islam di seluruh dunia, sebab bulan ini dipercaya sebagai bulan yang penuh berkah.

Keberkahan bulan ramadhan bisa dirasakan langsung oleh semua orang, seperti yang dirasakan sejumlah petani di Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang.

banner 1200x250

Para petani mulai memanen buah semusim yang banyak dimiminati oleh masyarakat untuk mengembalikan cairan dan energi usai berpuasa sehari penuh.

Kecamatan Warungasem merupakan salah satu sentral tanaman buah semusim seperti buah melon, semangka, dan timun suri.

Tanaman buah semusim yang hanya berusia dua bulan itu, memang ditanam untuk memenuhi permintaan buah segar masyarakat di saat bulan Ramadhan yang mengalami peningkatan.

Baca Juga : Memenuhi Konsumsi Gula, PTPN Tanam Tebu Perdana di Batang

“Panen buah melon ini sudah kita rencanakan. Kita ambil panen bulan puasa karena permintaan buah sangat tinggi khususnya melon,” kata Petani buah melon Abdul Aziz saat ditemui di Desa Kalibeluk, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Senin (4/4/2022).

Dengan luasan lahan sepertiga hektar, jumlah tanaman melon jenis pertiwi mencapai 3.000. Pada panen di bulan Ramadan kali ini, ia mengakui hasil panennya tidak sesuai harapannya.

“Hari Jumat kemarin sudah panen sekitar 1,6 ton. Untuk panen hari ini belum kami timbang. Panen ini memang tidak sesuai harapan karena terkendala musim yang berubah-ubah. Musim sekarang terlalu panas dan tiba-tiba hujan, sehingga mempengaruhi pertumbuhan tanaman,” ungkapnya.

Namun, karena harga melon saat bulan Ramadhan cukup stabil di kisaran Rp9 ribu per kilogram, sehingga pihaknya masih tetap mendapat untung walau tidak banyak.

“Melon ini, kami jual di pengepul buah Wiradesa, Kabupaten Pekalongan dengan harga Rp9 ribu per kilogram,” tuturnya.

Sementara itu, Plt. Sekretaris Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang Sutadi mengatakan, buah semangka, melon dan timun suri merupakan komuditas holtikultura yang banyak dibudidayakan petani di Kabupaten Batang saat menjelang bulan Ramadhan.

“Saat ini sudah masuk musim panen. Tanamam semusim itu untuk kesesuaian lahan dibawah 400 Mdpl yang terbentang dari wilayah Batang Utara yakni Kecamatan Gringsing, Banyuputih, Subah, Tulis, Kandeman, Batang, dan Kecamatan Warungasem,” jelasnya.

Sentral tanaman buah semusim itu, berada di Kecamatan Gringsing dan Kecamatan Warungasem. Tanaman melon, semangka dan buah timun suri menjadi agenda tahunan para petani untuk meraup keuntungan banyak di bulan Ramadhan.

“Petani yang menanam melon memang petani khusus. Selain rasa yang dibutuhkan tapi juga tekstur ataupun penampakan warna sangat menentukan harga,” terangnya.

Ia pun menyebut bahwa saat ini musim yang paling baik bagi petani, yakni sesuai harga dan produktivitasnya juga sesauai harapan.

Baca Lainnya : PMI Bantu Rehab Rumah Lansia yang Ludes Terbakar

“Kami lewat Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan terus melakukan pendampingan untuk budidaya tanaman semusim, agar ditanam sesuai tempo dan waktu panen yang harganya kompetitif,” ujar dia.

banner 1200x200