banner 1200x250

Duh Harga Mie Instan Bakal Naik 3 Kali Lipat

banner 120x600
banner 468x60

BATANGUPDATE.COM, JAKARTA – Harga mie instan bakal naik hingga tiga kali lipat dalam waktu dekat.

Hal ini disampaikan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, kenaikan ini yang disebabkan adanya perang antara Rusia – Ukraina terhadap rantai pasok bahan makanan yang tersendat ke Indonesia.

banner 1200x250

Ketergantungan impor komoditas yang dihasilkan oleh negara yang berkonflik tersebut bakal membuat kenaikan harga produk di dalam negeri.

Mentan menjelaskan saat ini pasokan gandum Ukraina yang menjadi bahan baku pembuatan mie instan mengalami masalah.

Sampai saat ini terdapat kurang lebih 180 juta ton gandum di Ukraina tidak bisa keluar negara.

“Jadi hati-hati yang makan mie banyak dari gandum, besok harganya 3 kali lipat itu, maafkan saya, saya bicara ekstrem saja ini,” ujar Mentan dalam webinar bersama Ditjen Ditjen Tanaman Pangan, Senin (8/8/2022).

Ia menambahkan, ketersediaan gandum dunia sebetulnya ada, namun adanya konflil global yang membuat masalah pada rantai pasok bakal membuat harga gandum menjadi mahal.

“Ada gandumnya, tetapi harganya akan mahal bangat, sementara kita impor terus ini, kalau saya jelas tidak setuju, apapun kita makan saja, seperti singkong, sorgum, sagu,” kata Mentan.

Menurutnya hal ini memang bukanlah tantangan yang kecil, sehingga pemerintah daerah perlu menguatkan produktivitas pertanian sehingga dampak yang bakal dialami dari adanya konflik global tidak terlalu parah.

“Bukan hanya Gandum, masalah lain yang datang akibat konflik global tersebut adalah tersendatnya pasokan pupuk ke Indonesia, yang mana saat ini Indonesia juga menjadi importir pupuk dan Rusia maupun Ukraina.” Terangnya.

Di Ukraina dan Rusia juga pemasok pupuk terbesar dunia, karena ada posfat, kalium yang terbesar.

“Harga naiknya pupuk di dunia 3 sampai 5 kali lipat dari harga sekarang karena persolan konektivitas yang tidak tidak berjalan normal,” kata Mentan.

banner 1200x200