banner 1458x375

Kejari Batang Mengantisipasi Aliran Kepercayaan Yang Mengganggu Keterlibatan Umum

  • Bagikan
Rakor
RAKOR : Kepala Kejaksaan Negeri Batang Ali Nurudin, Rakor bersama Tim Pakem, di Kejari, Kabupaten Batang, Rabu (6/10/2021).
banner 468x60

BATANGUPDATE.COM, Batang – Kejaksaan Negeri (Kejari) Batang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (Tim PAKEM), berupaya melakukan langkah antisipasi terhadap aliran kepercayaan yang dimungkinkan dapat mengganggu ketertiban umum.

Rakor dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Batang Ali Nurudin, SH, MH dengan diikuti masing-masing anggota tim dari unsur Kodim 0736/Batang, Polres Batang, Badan Kesbangpol Kabupaten Batang dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang dengan melibatkan Tim Pakem Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah yang dihadiri oleh Kepala Seksi Sosial, Budaya dan Kemasyarakatan Fardhiyan Affandi, SH, MH.

Baca Juga  :
BPJamsostek Batang Menyalurkan Santunan Kematian Rp2,1 milyar

“Selain untuk membahas terkait tugas-tugas dan fungsi Tim PAKEM juga untuk meningkatkan kerjasama dan sinergitas untuk melakukan deteksi dini, serta pengawasan terhadap keberadaan aliran keagamaan maupun aliran kepercayaan masyarakat di wilayah Kabupaten Batang yang berpotensi dapat mengganggu ketertiban umum,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Batang Ali Nurudin, saat ditemui usai Rakor di Aula Kejari, Kabupaten Batang, Rabu (6/10/2021).

Untuk diketahui bahwa Tim PAKEM Kabupaten Batang yang sekretariatnya berada di Kejari Batang dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kejaksaan Negeri Batang Nomor : KEP-55/M.3.40/Dsb.2/10/2019 tanggal 31 Oktober 2019.

Bahwa, lanjut dia, dalam kegiatan tersebut disampaikan sebagai pelaksanaan dari pasal 2 ayat (1) Penetapan Presiden Republik Indonesia Nomor 1/PNPS tahun 1965, yakni tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama, Pasal 30 ayat (3) huruf d Undang Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI.

Lalu, Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor : 05 tahun 2019 tentang Perubahan Peraturan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor : PER-019/A/JA/09/2015 tentang tim koordinasi pengawasan aliran kepercayaan dan aliran keagamaan dalam masyarakat yang merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dan kewenangan kejaksaan.

Baca Lainnya :
Memanfaatkan Limbah Kayu Dijadikan Kaligrafi

“Yaitu dibidang ketertiban dan ketentraman umum untuk turut melakukan pengawasan terhadap ajaran atau faham aliran kepercayaan masyarakat dan aliran keagamaan yang meresahkan masyarakat,” ujar dia.

banner 465x150
banner 120x600
  • Bagikan
banner 1458x180