banner 1200x250

Khaul Kyai Da’imun Sang Pejuang Agama Islam

Avatar photo
Makam Auliya Kyai Da'imun Dk Kedungdowo Desa Pretek, Kecamatan Pecalungan Dok (fb. Gus Jogo Al Bentuly)
banner 120x600
banner 468x60

BATANGUPDATE.COM, Pecalungan – Kyai Da’imun (Ki Ageng Da’imun) merupakan tokoh dan ulama kharismatik yang pertama kali mengajarkan syahadat dan menyebarkan agama Islam di Desa Pretek Kecamatan Pecalungan Kabupaten Batang pada abad Ke-18.

Pada masa itu Kyai Da’imun berdakwah dengan banyak tantangan dan rintangan, karena ajaran yang dibawanya di anggap sebagai keyakinan baru oleh masyarakat setempat.

banner 1200x250

Baca Juga :

Lawan COVID-19, MWC NU Pecalungan Panjatkan Doa Bersama

Dengan penuh kesabaran, beliau berjuang berdakwah mendidik para santrinya untuk menyebarkan agama Islam kepada masyarakat luas.

Sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas perjuangan yang dilakukan beliau, masyarakat desa Pretek mengadakan rutinitas tahunan dengan cara khaul Ki Ageng Da’imun dan khaul masal desa pretek.

“Khaul ini dilakukan setiap tahun selama tiga hari, dari tanggal 9 Shofar sampai Tanggal 11 shofar, untuk tahun ini acara puncaknya kemarin hari sabtu,” Ujar Ustadz Zainal Abidin saat di temui dimakam Ki Ageng Da’imun Dk. Kedungdowo Desa Pretek Kecamatan Pecalungan Kabupaten Batang, Minggu (19/9/21) kemarin.

Untuk rangkaian acaranya yaitu pembacaan Rotib, Manaqib, Al Qur’an, Maulid Nabi, Dalailul Khoirot dan Tahlil Masal dilanjutkan dengan Pengajian dan do’a sabagai penutup.

“Alhamdulillah kegiatan ini setiap tahunnya selalu berjalan dengan lancar dan penuh kekhusyukan dari para peziarah,” Katanya.

Dijelaskannya, khaul dilakukan untuk mendo’akan para auliya dan mencari keberkahan dari Allah SWT, atas apa yang diajarkan kepada masyarakat khususnya desa Pretek.

“Ini sebagai rasa syukur kami sebagai masyarakat, agar terus bisa mengenang perjuangan dakwah Kyai Da’imun di Desa Pretek,” Tuturnya.

Ia berharap dengan adanya khaul agar seluruh masyarakat Desa Pretek bisa mengetahui sejarah dan tokoh penyebar ajaran Islam yang pertama kali di desa Pretek.

“Diadakannya kegiatan khaul ini supaya perjuangan beliau bisa terus diingat oleh masyarakat, supaya kelak anak cucu bisa paham dan mengikuti jejak beliau serta bisa mengamalkan ajarannya,” Jelasnya.

Ustadz Abidin menambahkan, di desa Pretek mempunyai banyak tokoh, diantaranya Ki Serna, Ki Wana dan Ki Saguna, tokoh-tokoh penting inilah yang pertama kali singgah di desa Pretek dan membabat alas untuk membuka desa ini.

“Untuk makamnya sendiri berada di Utara,Selatan dan Timur makam Kyai Da’imun, dengan menggunakan batu nisan kuno berbentuk seperti candi yang belum pernah diganti.” Tambahnya.

Masyarakat, kata Abidin, harus menyadari dan terus nguri-uri sejarah dan budaya yang di ajarkan oleh para pendahulu kita.

Baca Lainnya :

Penampilan Drama Kolosal IPNU IPPNU Pretek Memperingati HUT Ke-76 RI

“Kewalian Kyai Da’imun bisa dilihat sampai sekarang, keberkahan serta karomah beliau bisa kita rasakan sampai detik ini, kita sebagai generasi penerus jangan mudah terhasut oleh hal-hal yang akan merusak moral bangsa ini,” Pungkasnya

banner 1200x200