banner 728x250

Penjamasan Pusaka Tombak Abirawa Budaya Asli Batang

banner 468x60

BATANGUPDATE.COM, BATANG –  Pemerintah Kabupaten Batang memperingati 1 Muharram 1444 Hijriah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang melakukan penjamasan Pusaka Tombak Abirawa di Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (29/7/2022) malam.

Penjamasan ini merupakan tradisi Kabupaten Batang pada setiap tahunnya yang digelar tepat pada malam satu suro.

banner 325x300

Ada 70 pusaka yang dijamas berdiri dari 55 tombak, 14 Keris, dan 1 pedang yang merupakan peninggalan Kanjeng Sunan Raden Sayid Nur Rochma pendiri Kabupaten Batang.

BACA JUGA : Sakral, Malam 1 Suro Panjamasan Tombak Abirawa Batang

Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan, penjamasan Pusaka Tombak Abirawa mengandung maksud melestarikan kebudayaan asli Kabupaten Batang yang sudah ada sejak zaman nenek moyang kita dahulu.

“Sekaligus, kita sebagai generasi penerus harus terus melestarikan budaya jawa khususnya Kabupaten Batang,” tegasnya.

Selain itu, nguri-nguri budaya juga untuk mengenang para leluhur yang sudah berjuang mendirikan Kabupaten Batang.

Bahwa, lanjut dia, Kirab Pusaka dan penjamasan Pusaka Tombak Abirawa ini semata-mata sebagai kegiatan budaya yang rutin dilakukan setiap tahunnya oleh Pemkab Batang bersama ahli waris keluarga Tombak Abirawa.

BACA JUGA : Antusias Warga Padati Kirab Budaya HUT Ke -56 Batang

“Penjamasan pusaka juga salah satu cara merawat benda-benda pusaka. Dalam tradisi jawa penjamasan pusaka menjadi kegiatan spiritual yang cukup sakral dan dilakukan dalam waktu tertentu saja,” jelasnya.

Penjamasan pusaka dilakukan hanya satu tahun sekali saja di malam satu suro seperti yang dilakukan saat ini Penjamasan sendiri yang berarti memandikan dan mensucikan benda pusaka sebagai wujud terima kasih bentuk menghargai peninggalan budaya leluhur.

“Penjamasan merupakan budaya Jawa yang harus dilestarikan, bukan syirik tapi untuk mempromosikan khasanah wisata budaya yang ada di Kabupaten Batang,” ungkapnya.

Ia juga menceritakan, bahwa pusaka tersebut asal usulnya dari Kabupaten Lamongan Jawa Timur.

Tombak ini merupakan peninggalan pendiri Kabupaten Batang yaitu, Kanjeng Sunan Raden Sayid Nur Rochma.

BACA LAINNYA : Siswa SDN Proyonanggan 5 Berhasil Torehkan Prestasi Tingkat Nasional

Ia berharap, tradisi budaya penjamasan Pusaka Tombak Abirawa akan selalu ada yang ke depannya dikemas menarik dan masuk dalam kalender wisata Kabupaten Batang.

banner 325x300