banner 1458x375

PGRI Batang: Fokus Pada Capaian Passing Grade

  • Bagikan
Peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), khususnya para guru Wiyata Bakti (WB)
banner 468x60

BATANGUPDATE.COM, Batang – Peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), khususnya para guru Wiyata Bakti (WB) diminta agar lebih memfokuskan pada capaian passing grade.

“Bagi teman-teman WB yang sudah mencapai passing grade, ketika tahun berikutnya ada kuota lagi, maka sudah tidak perlu ikut tes seleksi lagi, tinggal ditempatkan sesuai Data Pokok Pendidikan (Dapodik),” kata Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Batang M. Arief Rohman saat ditemuidi SMKN 1 Kabupaten Batang, Rabu (15/9/2021).

Baca Juga :

Ribuan Calon Guru P3K Batang Mayoritas Usia Muda

Diperkirakan tahun 2022, kuota guru P3K akan bertambah. Harapannya seluruh guru WB Kabupaten Batang dapat diangkat menjadi P3K sampai tahun 2023.

“Seandainya sudah memenuhi passing grade, dia tinggal menunggu penempatan sesuai Dapodik masing-masing atau melalui penataan kembali,” tuturnya.

Ia memastikan, PGRI selalu mengawal rekan-rekan sesama WB dengan mengadakan pelatihan secara berkelanjutan.

“Kami sudah melakukan 4-5 bulan ini melatih teman-teman, sehingga siap berkompetisi secara sehat,” jelasnya.

Dijelaskannya, kriteria peserta antara lain : guru WB yang mengajar di sekolah negeri dan masuk Dapodik, guru yang mengajar di sekolah swasta, peserta seleksi yang belum pernah mengajar dengan syarat sudah memiliki sertifikat pendidik dan guru WB yang telah memiliki sertifikat pendidik.

PGRI mengharapkan, Pemda Batang semakin meningkatkan kesejahteraan guru WB, para guru WB pun meningkatkan kompetensinya dengan mengikuti pelatihan dan pengembangan kompetensi.

Baca Lainnya :

Kodim Batang, TMMD Reguler Ke 112 Wujud Sinergi Negeri

“Ketika di masa-masa kritis, beberapa tahun mendatang, mereka sudah siap karena akan ada pensiun guru besar-besaran. Sehingga Disdikbud mulai tahun 2021 akan mengisi guru yang pensiun dengan guru baru, dan mulai diisi 1 Januari 2022,” ujar dia.

Nantinya, bagi yang belum pernah mengajar bisa mengikuti pengangkatan untuk mengisi guru yang pensiun atau meninggal akan terpusat di Disdikbud.

banner 465x150
banner 120x600
  • Bagikan
banner 1458x180