banner 1200x250

Sandiaga Uno Minta Santri di Batang Mampu Ciptakan Lapangan Pekerjaan

Menparekraf Sandiaga Uno bersama Pimpinan Ponpes Ar Roudloh Babadan Kh. Ahmad Sholeh Ma'sum memberikan bimbingan teknis santri go digital di Pon-Pes Ar Roudloh, Babadan Kecamatan Limpung Kabupaten Batang, Sabtu (10/6/23) foto : Istimewa
banner 120x600
banner 468x60

BATANGUPDATE.COM, BATANG – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno menyebutkan industri pemanfaatan kreativitas, keterampilan, serta bakat individu atau ekonomi kreatif Indonesia masuk tiga besar dunia.

“Ekonomi kreatif sudah posisi 3 besar dunia, dapat kita sampaikan kita di angka 7,8 persen kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) kita, dan terus meningkat karena kontribusi daripada ekspor ekonomi kreatif sudah mencapai 26,5 miliar US Dollar,” kata Menparekraf RI Sandiaga Salahudin Uno usai menjadi keynote speaker Bimbingan teknis wirausaha mandiri di Ponpes Salafiyah Ar Roudloh Desa Babadan, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Sabtu (10/6/2023).

banner 1200x250

Ia juga mengatakan, bahwa ekonomi Indonesia saat ini digerakkan oleh konsumsi rumah tangga dan ekonomi kreatif yang mendominasi konsumsi. Oleh karena itu, Sandiaga Salahudin Uno meminta santri – santri di Indonesia menjadi garis terdepan untuk menciptakan 4,4 juta lapangan pekerjaan.

Baca Juga : Santriwati Ar Roudloh Limpung Dapat Tantangan dari Menteri Sandiaga Uno

“Santri ini harus ada di garis terdepan untuk menciptakan 4,4 juta lapangan pekerjaan. Yang juga harapkan bisa kita diwujudkan di tahun 2024,” tegasnya.

Ia pun menyebutkan dari data total lapangan pekerjaan yang diciptakan oleh ekonomi kreatif, hingga saat ini sudah mencapai 25 juta jiwa.

Sandiaga Uno juga menegaskan, bahwa kepemimpinan ke depan harus memfokuskan pada pembangunan ekonomi. Karena masih banyak masyarakat dalam kehidupan sehari-harinya mengalami tantangan.

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno memberi tantangan Santriwati Ar Roudloh Limpung untuk Buat Baju Koko untuk Hari Raya Idul adha

“Saya ingin meningkatkan kesejahteraan dalam pembangunan ekonomi, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja, pemberdayaan UMKM dan juga pengendalian harga-harga termasuk inflasi yang selama ini berhasil pemerintah lakukan,” terangnya.

Menparekraf juga memiliki konsep poros percepatan pembangunan dengan mengutamakan diarus ekonomi yang menjadi pemikiran kepemimpinan Indonesia ke depan.

Baca Juga : Ini Pesan Menteri Sandiaga Uno Saat Kunjungi Desa Wisata Besani Batang

“Karena waktu kita tinggal 13 -15 tahun menuju Indonesia emas di 2045 dimana modal kita adalah demografi. Ini yang harus kita pastikan bisa kita wujudkan,” ujar dia.***

banner 1200x200