banner 1200x250

Tradisi Kliwonan Batang Kembali Diadakan

Tradisi Kliwonan
Dua tahun tak digelar akibat pandemi, Masyarakat antusias menyambut tradisi Kliwonan di Batang. (Foto : Yansen)
banner 120x600
banner 468x60

BATANGUPDATE.COM, BATANG – Tradisi Kliwonan merupakan tradisi turun temurun sejak dulu sampai sekarang. Bagi masyarakat Kota Batang, malam Jumat Kliwon merupakan malam yang sangat di nanti-nanti dan penuh dengan kegembiraan.

Sudah 2 tahun ini tradisi ini ditiadakan karena Pandemi Covid-19 melanda Negara Indonesia khususnya Kabupaten Batang.

banner 1200x250

Adanya pelonggaran kebijakan dari Pak Presiden Joko Widodo pada tanggal 17 Mei 2022 kemarin tentang pelonggaran protokol kesehatan di luar ruangan ini menjadi angin segar untuk masyarakat Kabupaten Batang menggelar tradisi kliwonan.

Baca Juga :
Sejak Dua Tahun Tidak Diadakan, Antusias Warga Padati Kirab Budaya HUT Ke -56 Batang

“Melihat kondisi ini saya mempersilahkan masyarakat Kabupaten Batang jika memang akan menggelar kembali Tradisi Kliwonan yang sudah terhenti 2 tahun ini,” kata Kepala Disperindagkop Kabupaten Batang Subiyanto saat ditemui di Kantor Disperindagkop Kabupaten Batang, Kamis (2/6/2022).

Pihak Pemerintah daerah sendiri tidak mempunyai kewenangan membuka karena ini adalah tradisi yang sudah dilakukan turun temurun oleh masyarakat.

“Saya mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Batang untuk Tradisi Kliwonan harus ada beberapa dibatasi seperti 75% pedagang yang boleh berjualan dan pembatasan waktu yakni tradisi kliwonan jam 22.00 WIB sudah harus selesai peraturan ini mengacu pada PPKM Kabupaten Batang yang masih Level 2,” jelasnya.

Baca Juga :
Masyarakat Desa Silurah Gelar Tradisi Budaya Nyadran

Tak lupa juga untuk masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan memakai masker meskipun di luar ruangan dipastikan hal ini akan menyebabkan kerumunan.

“Keuninakan Tradisi Kliwonan yang selalu mengadakan Pasar Malam yang dikunjungi oleh masyarakat lokal maupun antar kota,” ungkapnya.

Pasar malamnya terdapat berbagai macam kebutuhan seperti wahana permainan, makanan, tanaman, dan barang.

Baca Lainnya :
Keindahan Panorama Wisata Alam Curug Genting Blado

“Salah satu alasan mengapa dilaksanakannya Tradisi Kliwonan yaitu karena pada hari tersebut Bahurekso melakukan bertapa untuk mendapakan kekuatan, sehingga para keturunannya mempercayai bahwa hari tersebut merupakan hari yang keramat,” ujar dia.

banner 1200x200