banner 1458x375

Waspada, Pohon Kering Memakan Korban Di Pantura Alas Roban

  • Bagikan
Sejumlah Pohon kering di tepi jalan pantura alas roban membahayakan.
banner 468x60

BATANGUPDATE.COM, Gringsing – Sejumlah pohon kering yang sudah mati di sepanjang tepi jalan Pantura dan jalur alternatif di desa Surodadi dan Sentul Kecamatan Gringsing sudah masuk kategori membahayakan karena sewaktu-waktu bisa roboh atau patah dahannya.

Pohon-pohon tinggi menjulang di atas kurang lebih 15 meter itu sampai hari ini (Kamis, 28/10) belum ditangani pihak terkait meskipun sudah sering membuat celaka para pengguna jalan seperti yang terjadi pada Selasa malam (26/10) sekitar pukul 19.30 WIB.

Baca Juga : Pencuri Bobol Alfamart Di Gringsing Kerugian Mencapai 25 Juta

Pohon Sonokembang setinggi lebih kurang 15 meter yang sudah mati tiba-tiba patah sebagian dahannya dan jatuh ke jalan raya.

Pada saat bersamaan meluncur pengendara sepeda motor dari arah barat dan langsung menubruk patahan dahan tersebut.

Korban yang diketahui bernama Yuni, 35 tahun warga desa Surodadi sempat pingsan dan cedera karena terbentur aspal. Beruntung nyawa Yuni berhasil diselamatkan.

Menurut penuturan Rusiyah, penjual kopi di dekat lokasi kejadian pada saat itu tidak ada angin atau hujan tapi tiba-tiba saja dahan besar Sonokembang patah.

“Saya kaget mendengar suara berderak keras. Ketika ada motor melintas saya berteriak mengingatkan tapi pengendara tidak mendengar dan langsung menubruk”, kata Rusiyah.

Ancaman bahaya jajaran pohon mati juga diperparah oleh minimnya lampu penerangan jalan. Dikhawatirkan jika ambruk atau patah pada malam hari akan sangat membahayakan.

Hal ini menjadi perhatian khusus Kapolsek Gringsing Iptu Andi Fajar yang akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Bina Marga, KLH, Perhutani dan Dinas Perhubungan untuk membenahi infrastruktur pendukung jalan raya.

“Ini sudah mendesak dan tidak bisa ditunda lagi. Pohon-pohon tinggi di tepi jalan yang sudah mati harus segera ditebang, apalagi sekarang sudah memasuki musim penghujan. Penerangan jalan juga harus diperbaiki terutama di pertigaan masuk jalur beton di desa Surodadi”, tegas Kapolsek kepada awak media.

Adanya pohon-pohon mati yang belum ditebang di jalan Pantura maupun jalan alternatif juga dikeluhkan oleh para penjual kelapa muda.

Baca Lainnya : Antusias Warga Gringsing Ikuti Vaksinasi Semakin Meningkat

Banyak lapak yang tutup dan pindah lokasi karena takut kejauhan kayu lapuk. Dari pantauan memang terlihat ada beberapa lapak di dekat pohon mati sengaja dikosongkan dan rusak atapnya kejatuhan dahan kering.

banner 465x150
banner 120x600
  • Bagikan
banner 1458x180